ca-pub-5481913954794506
9439672075

Tuesday, 15 November 2011

BERDO'A MUNAJAT

9020869675 ca-pub-5481913954794506
SHALAT DLUHA
    Shalat Dluha itu dilakukan karena minta rizqi kepada Allah, waktunya sekitar jam 07.00 (pagi) sampai sekitar jam 11.00 (siang). Shalat dluha dilakukan minimal 2 roka’at, maksimal 12 roka’at dan yang tengah-tengah 8 roka’at (dua roka’at salam) adapun niatnya sebagai berikut :
“USHOLI SUNATAT DUHA ROK’ATAINI LILLAHI TA’ALA”
Surat yang dibaca pada roka’at pertama setelah fatichah ialah : Surat Wadluha dan pada roka’at yang kedua setelah fatichah surat Qulhuwawwoh ( Al-Ikhlas ).
Do’a shalat dluha
    Allohumma inna dluha’a dluha uka, wal baha’a baha uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka. Allohumma inkana rizqi fissama’i fa anzilhu, wa in kana fil ardi fa akhrijhu wa in kana mu’assaron fayassirhu wa in kana charoman wa thohirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bi haqi dluha ika wa baha ika wa jamalika wa quwwatika wa qudrotika aatinii ma ataita min ‘ibadikassholichin. Amin.

SHALAT TASBICH
    Shalat tasbich tu sangat besar sekali faidahnya, bahkan seseorang di perintahkan untuk melakukan shalat tasbih, walaupun dalam sehidup semati cuma satu kali. Adapun shalat tasbich bisa dilakukan 2 atau 4 roka’at (dua roka’at salam) dalam arti lain shalat tasbich tidak boleh dilakukan 4 roka’at dalam satu salaman. Adapun niatnya sebagai berikut :
 “ Usholli sunnatattasbihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala “
Setelah membaca fatichah dan surat maka membaca tasbih 15x, pada rukuk setelah do’a membaca tasbich 10x, ketika i’tidal  setelah do’a membaca tasbich 10x, ketika sujud  setelah do’a membaca tasbich 10x, Ketika duduk di antara dua sujudan  setelah do’a membaca tasbich 10x, dan ketika berdiri dari sujud hendaklah membaca tasbih 10x, kemudian berdiri lalu membaca fatichah dan seterusnya ( sama pada roka’at awwal)
lafadz tasbih
 “Subhanallohi wal hamdulillahi wala ila ha illalwoh wawwohhu akbar.“

SHALAT ISTIKHOROH
    Shalat Istikoroh itu untuk meminta petunjuk kepada Allah SAW. bagi seseorang yang mempunyai keinginan yamng belum pasti (mantep jawa red), contoh kecil ada seseorang yang tidak bisa menentukan calon suami dll, maka dianjurkan untuk melakukan shalat istikhoroh agar mendapatkan petunjuk dari Allah SAW.
Niat shalat istikhoroh
“ Usholli sunnatal Istikhoroti rok’ataini lillahi ta’ala “
Bacaan surat setelah fatichah Qulya Ayuhal Kafirrun dan qulhuwawwoh ( Al-Ikhlas )
Do’a shalat istikhoroh
    Allohumma inni astakhiruka bi’ilmika wa astaqdiruka bi qudrotika wa as aluka min fadlikal adzim, fa innaka taqdiru wala aqdiru wa taklamu wala a’lamu wa anta ‘alamal ghuyub, Allohumma in kunta ta’lamu anna hadzal amro khoirun lii fi dinii wama’asyii wa ‘aqibatiamrii ‘ajilihi wa aajilihi faqdirhu lii wayassirhu lii tsuma barikli fihi, wa inkunta ta’lamu annahu syarulli fidinii wa ma’asyi wa ‘aqibati amrii ‘ajilihi fasrifhu wa aajlihifasrifhu ‘anni whasrifni ‘anhu, waqdirli khoiro haitsu kana tsuma rodlini bihi... Amien yarobbal ‘alamien.

SHALAT TAHAJUD
    Shalat tahajud itu dilakukan setelah melakukan shalat isya’ dan sesudah bangun tidur
Niat shalat tahajud
“Usholli sunnatattahajudi rok’ataini lillahi ta’ala”
    Adapun surat yang dibaca setelah alfatihah ialah : Qulya ayyuhal kafirun dan qulhu ( Al-Ikhlas). Shalat tahajud itu dilakukan minimal 2 roka’at dan maksimal 12 roka’at ( dua roka’at salam).

SHALAT AWWABIN
    Shalat awwabin itu dilakukan setelah melakukan shalat maghrib, adapun jumlahnya yaitu 6 roka’at ( dua roka’at salam) Faidahnya : “Barang siapa yang melakukan shalat awwabin maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya, walaupun dosa-dosa tersebut sebanyak busanya lautan “(umpluk jawa red).
    “Barang siapa melakukan shalat 6 roka’at setelah melakukan shalat maghrib tanpa disela-selai pembicaraan, maka dia akan memperoleh pahala sepertihalnya beribadah 12 tahun”
Niat shalat awwabin
 “ Usholli sunatal awwabina rok’ataini lillahi ta’ala “
Adapun surat yang dibaca setelah surat alfatihah adalah : Setelah surat Al-Fatichah membaca surat Kulya ayuhal kafirun dan Qulhu ( Al-Ikhlas)
SHALAT TAWWABIN
Shalat twwabin itu dilakukan 12 roka’at ( 2 roka’at salam), waktu mengerjakannya setelah shalat jum’atan sebelum masuk pada waktu shalat ashar. Pada setiap roka’at setelah membaca surat Al-fatihah membaca Ayat Kursi 1x, Al-Ikhlas 1x, Al-Falaq 1x, An-Nas 1x,
Niat shalat tawwabin
Usholli sunnatattawwabina rok’ataini lillahi ta’ala
Rosululloh bersabda : Dimana ada seorang hamba yang meninggalkan shalat wajib/ shalat 5 waktu karena tidak tahu ( tidak tehu kalo meninggalkan shalat itu dosa), kemudian orang tersebut bertaubat dan memang benar-benar menyesali perbuatannya, maka baik baginya untuk melakukan shalat tawwabin, dan barang siapa yang melakukan shalat tawwabin maka Allah tidak akan melandrat (menghukum) terhadap orang tersebut di hari KIYAMAT, dan buku catatan amal yang buruk akan dijadikan buku cataatan amal yang bagus.
SHALAT SAKAROTIL MAUT
Keterangan : Sakarotul maut itu akan dirasakan oleh orang yang ingin mnemui ajalnya ( Sekarat jawa red )itu adalah sebagian dari merasakan sakitnya di Akhirat (1000 loro didadeake siji), maka orang yang tidak ingin merasakan pedihnya sakarotil maut itu dianjurkan untuk melakukan shalat “SAKAROTIL MAUT” . Shalat tersebut dilakukan sesudah melakukan shalat maghrib sebelum mesuk pada waktu shalat isya’

MUQODIMAH   
Mengingat pada umumnya saat ini rakyat sedang dilanda cobaan yang bermacam-macam seperti sakit, sempitnya mata pencaharian, banyaknya orang-orang yang saling bermusuhan (pecah belah) banyaknya bencana alam, rusaknya aqidah, masuknya budaya asing, sehingga kita sebagai orang Indonesia kehilangan jati diri dan tidak bisa regenerasi dan lain sebagainya, apa lagi kita di negara Indonesia yang telah merdeka selama 66 tahun ini mengalami keributan-keributan yang tiada hentinya.
    Maka dari itu saya sangat menganjurkan khususnya umat islam di Indonesia untuk mengamalkan aurod mujahadah “Nihadulmustaghfirin” ini, sesuai kebutuhan. Lebih utamanya apabila diamalkan pada setiap malam atau seminggu sekali secara rutin/istiqomah, karna arti dari aurod itu adalah mudawamah/istiqomah/rutin.
    Karena mengharapkan sesuatu dengan mengandalkan diri kita sendiri itu tidak akan berhasil, seperti firman allah dalam Al-Qur’an yang artinya : Mereka diliputi kehinaan (kurang keberhasilan dalam segala hal) dimana saja mereka berada, seperti urusan pendidikan, pekerjaan, tani, dagang, buruh, kedudukan, derajat pangkat, kecuali mereka berpegang kepada tali (perjanjian) dengan manusia (Q.S. Ali Imran : 112). Dan seperti maqolahnya Imam Ibnu ‘Ibad Annafazi dalam kitab syarhulchikam yang artinya : Tidak ada kendala untuk sesuatu yang diraih apabila meraihnya dengan meminta pertolongan Allah. Dan tidak mudah berhasil sesuatu yang diraih itu apabila mengandalkan diri sendiri.
            (Al-Faqir ila rochmati robbi wa maghfirotihi jalla tsanauhu)
MUHIMMAH
sifat-sifat Mujahadah “NIHADUL MUSTAGHFIRIN”
    1. Sifat/Visi mujahadah “NIHADUL MUSTAGHFIRIN” : Netral, independen, tidak ada hubungannya dengan organisasi masyarakat atau organisasi politik atau politik apapun.
    2. Tujuan utama/ Misi mujahadah “NIHADUL MUSTAGHFIRIN” : li islahi dzatiil baini (untuk mendamaikan orang-orang yang mempunyai permasalahan / permusuhan), baik urusan pribadi, organisasi atau urusan agama.
    3. Faidah mujahadah “NIHADUL MUSTAGHFIRIN” : untuk menghasilkan segala sesuatu yang menjadi tujuan dari beberapa urusan dunia maupun akhirat atau bisa dikatakan multi guna. 

Bismillahirrochmanirrochim.
1. Ilaa hadroti musthofa sayyidina muhammadin shollalohu ‘alaihi wasallama syai-un lillahi lahul fatihah....................................
2. Ila hadroti sulthonil auliya’i assyaikhi ‘abdil qodir al-jailani qoddasallohu sirrohul aziz syai’ullillahi lahul fatihah......................
3. Ila hadroti waliyillahi syikh abdurrochim rodliallohu’anhu syau’ullillahi lahul fatichah..............................
4. Ila hadroti waliyillahi syikh abdil jalil rodliallohu’anhu syau’ullillahi lahul fatichah..............................
5.Ila hadroti waliyillahi syikh abdul karim rodliallohu’anhu syau’ullillahi lahul fatichah..............................
6. Ila hadroti waliyillahi syikh abdirrosyid rodliallohu’anhu syau’ullillahi lahul fatichah..............................
7. Ila hadroti arwahi jami’il anbiya’i wal auliya’i wal ulama’i wa suhada’i wa sholichinna wal mu’minina wal mu’minati wal muslimina wal muslimat wa khusushon ila arwahi aaba ina wa ummahatina wa ajdadina wa jadda tina wa mayasikhina wa murrobbina wa asatidzina wa aqoribbina wa ma’arifina wa asdiqo’ina  wa ila ruhi shohibi hadzihil aurodi wa man ajazahu wa man ajazani wa ila arwahi ahli mujahadah nihadil mustaghfirin wa man ma’ahum fi ayi makanin kanuu wa ahlil koryah....diisi nama desa yang telah ditempati untuk mujahadah....Hadzihi waman fatachah ha wa auliya’iha wa khususon ila  arwahi a’wanina wa a’da’ina min jami’innasi wa khusushon...diisi nama orang yang di maksud....Al akhya’i minhum  wal amwat wamalaikatihim, Allohummaghfirlahum warhamhum  syai’ullillahi lahumul Fatichah...............
    1. Astaghfirullahal’adzim 100x
    2. Assolatu wassalamu’alaika yaa syaidii yaa rosullalloh khudbiyadi khollat hillati adrikni 103x / semampunya
    3.Laaila ha ila anta subhanaka ini kuntu minadzolimin 100x / semampunya
    4. La chaula wala quwwata illa billahill’aliyil adzim 100x/ semampunya
    5. Surat fatichah 7x
    6. Ayat Kursi 7x / semampunya
( Allohula ila haila huwal hayul qoyyum la ta’huduhu hifdzuhu sinatau wala naum, lahuma fissamawati wama fil ardi mandzalladzi yasfa’u ‘indahu illa bi idnih ya’lamuma baina aidzihim wama kholfahum wala yuhithuna bisyai’in min ‘ilmihi illa bimasyaaak wasi’a kursiyuhussamawati wama fil ard wala ya uduhu hifdzuhuma wahuwal aliyul adzim. )
Dan lanjutannya Insya Allah akan KAmi usahakan..........
Semoga bermanfaat bagi anda... Amien
    

No comments:

Post a Comment